SELAMAT DATANG DI DESA BOJONG KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN PROVINSI JAWA BARAT " DISINILAH AKU DILAHIRKAN DAN JUGA DIBESARKAN JADILAH DESA KEBANGGAAN"

 

BUDIDAYA CABAI DAN CENGEK | HOLTIKULTURA DSN PASIRTENJO 2019

Administrator 31 Januari 2019 12:02:21 Berita Desa

                     Budidaya cabai dan dan cengek holtikultura  Dusun Pasirtenjo Desa Bojong telah menghasilkan cabai dan cengek dengan kualitas yang baik, itu dikarenakan dari pemeliharaan yang sangat telaten oleh kelompok budidaya cabai di Dusun Pasirtenjo. Mulai dari pemupukan yang teratur dan membasmi hama buah dengan benar.

Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya cabai :

1. Bibit Cabai

Cara menanam cabe tentu saja berawal dari bibit. Pertama-tama tentu saja Anda harus memiliki bibit cabe yang berkualitas. Cukup mudah memilih bibit cabe. Pilihlah bibit cabe yang masih segar. Kupas cabe lalu ambil bijinya. Setelah itu jemur di bawah sinar matahari sampai kering. Cara lain untuk mendapatkan bibit cabe adalah dengan membeli bibit cabe di toko. Namun jika Anda hendak menanam cabe dalam skala kecil, lebih baik membuat bibitnya sendiri. Bibit cabe yang dijual di toko biasanya dalam sekala besar dan tentu saja mahal

2. Menyemai Cabai

Langkah selanjutnya adalah dengan menyemai cabe. Gunakan polybag ukuran kecil sebagai media penyemaian. Masukkan tanah dan juga pupuk. Campur hingga tingginya polybag. Masukkan bibit cabe pada polybag dan siram setiap hari. Lebih rinci lagi, begini cara menyemai bibit cabe agar cepat tumbuh:

  1. Siapkan tempat penyemaian. Polybag misalnya.
  2. Masukkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1.
  3. Biarkan pada tempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari selama 1 minggu.
  4. Rendam bibit dalam air hangat selama 3 jam.
  5. Lalu letakkan benih pada polybag. Tutupi benih dengan tanah kira-kira 1 cm saja kedalamannya.
  6. Tunggu hingga benih berkecambah.
  7. Kemudian mulai diperkenalkan dengan sinar matahari langsung.

3. Penanaman Cabai

Setelah berumur 4 minggu, pindahkan benih cabe pada lahan yang telah disiapkan. Jangan lupa untuk menggemburkan tanah lahan dan memberikan pupuk. Berhati-hatilah saat melepaskan benih dari polybag agar akar tidak rusak.

Jika Anda tetap menggunakan polybag, gunakanlah polybag dengan diameter minimal 30 cm. Bisa juga menggunakan ember bekas yang sudah dibersihkan.

Gunakanlah perbandingan 3:2:1 dengan rincian tanah, pupuk, dan sekam mentah untuk tempat menanam.

4. Pemupukan Cabai

Selama masa penanaman, rajinlah memberi pupuk. Gunakan pupuk kompos sehingga cabe menjadi lebih organik.

5. Perawatan cabai

Jangan lupa untuk menyirami cabe setiap hari. Dan juga seringlah melihat apakah ada tanaman lain yang tumbuh yang akan mengganggu pertumbuhan cabe. Jika ada cabut secara rutin agar cabe bisa tumbuh dengan baik.

6. Panen

Ketika cabe telah tumbuh sempurna. Anda bisa melakukan panen.

Ternyata, menanam cabe pun bisa dilakukan secara mudah. Jadi, apakah Anda tertarik untuk menanam cabe sendiri di rumah?

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Peta Desa

Aparatur Desa

Kepala Desa Sekretaris Desa Kaur Umum Kaur Keuangan Bendahara Kasi Pemerintahan Kasi Ekbang Kasi Kesra Unsur Wilayah Pasirtenjo Unsur Wilayah Bentar Kaur Perencanaan

Sinergi Program

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlusYouTubeInstagram

Komentar Terkini

Lokasi Kantor Desa

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung